Gigi sensitif merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang cukup sering dialami oleh banyak orang. Rasa ngilu yang muncul saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, manis, hingga asam tentu bisa mengganggu kenyamanan. Bahkan, aktivitas sederhana seperti menyikat gigi atau menghirup udara dingin pun dapat memicu rasa tidak nyaman.
Selain itu, kondisi ini sering kali dianggap sepele sehingga banyak orang membiarkannya tanpa mencari tahu penyebabnya. Padahal, jika terus dibiarkan, gigi sensitif dapat memengaruhi kualitas hidup dan membuat seseorang enggan menikmati makanan favoritnya.
Agar tidak semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk mengenali tanda-tanda gigi sensitif sekaligus memahami cara yang tepat untuk membantu mengurangi rasa ngilu.
Apa Itu Gigi Sensitif?
Gigi sensitif adalah kondisi ketika lapisan pelindung gigi, yaitu email, mengalami penipisan atau bagian akar gigi terbuka sehingga lapisan dentin di bawahnya menjadi lebih mudah menerima rangsangan. Dentin memiliki saluran kecil yang terhubung langsung dengan saraf gigi. Akibatnya, saat terkena suhu panas, dingin, atau makanan tertentu, rasa ngilu akan muncul dengan cepat.
Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, baik remaja maupun orang dewasa. Namun demikian, tingkat keparahan yang dirasakan setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung pada penyebab dan kondisi kesehatan giginya.
Tanda-Tanda Gigi Sensitif yang Perlu Dikenali
Mengenali gejalanya sejak awal dapat membantu Anda mengambil langkah yang tepat sebelum kondisi menjadi lebih parah.
1. Ngilu Saat Mengonsumsi Makanan atau Minuman Dingin
Ini merupakan tanda yang paling umum. Sensasi nyeri biasanya muncul sesaat setelah es krim, minuman dingin, atau makanan yang baru keluar dari kulkas menyentuh gigi.
2. Rasa Sakit Ketika Menikmati Makanan Panas
Selain makanan dingin, minuman seperti kopi atau teh panas juga dapat memicu rasa ngilu. Pada sebagian orang, sensasinya hanya berlangsung beberapa detik, tetapi ada juga yang terasa lebih lama.
3. Gigi Terasa Ngilu Saat Menyikat Gigi
Jika setiap kali menyikat gigi muncul rasa nyeri, terutama di area tertentu, bisa jadi hal tersebut merupakan salah satu tanda gigi sensitif. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan teknik menyikat gigi agar tidak terlalu keras.
4. Nyeri Saat Mengonsumsi Makanan Manis atau Asam
Makanan seperti permen, cokelat, jeruk, atau minuman bersoda juga dapat memicu rasa ngilu pada gigi yang sensitif. Dengan demikian, membatasi konsumsi makanan tersebut dapat membantu mengurangi keluhan.
5. Ngilu Saat Menghirup Udara Dingin
Beberapa orang merasakan sensasi nyeri hanya karena berbicara atau bernapas di ruangan ber-AC maupun saat cuaca dingin. Kondisi ini menunjukkan bahwa saraf gigi lebih mudah menerima rangsangan dari luar.
Baca juga : Panduan Menjaga Kesehatan Gigi Sejak Dini untuk Mencegah Kerusakan di Masa Depan
Penyebab Gigi Menjadi Sensitif
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif.
Email Gigi Menipis
Email merupakan lapisan pelindung terluar gigi. Jika lapisan ini menipis akibat kebiasaan tertentu, dentin akan lebih mudah terpapar rangsangan.
Menyikat Gigi Terlalu Keras
Banyak orang mengira menyikat gigi dengan tekanan kuat akan membuat gigi lebih bersih. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat mengikis email gigi secara perlahan.
Gusi Menyusut
Gusi yang mengalami penyusutan dapat membuat akar gigi terbuka. Akibatnya, bagian tersebut menjadi lebih sensitif terhadap perubahan suhu maupun makanan tertentu.
Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Asam
Makanan dan minuman asam yang dikonsumsi terlalu sering dapat mempercepat pengikisan email gigi. Karena itu, sebaiknya konsumsi dalam jumlah yang wajar dan jangan lupa berkumur menggunakan air putih setelahnya.
Kebiasaan Menggemeretakkan Gigi
Menggemeretakkan gigi saat tidur atau ketika stres juga dapat mempercepat kerusakan lapisan email sehingga memicu gigi sensitif.
Cara Tepat Mengurangi Rasa Ngilu Saat Beraktivitas
Mengatasi gigi sensitif tidak selalu harus rumit. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Gunakan Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif
Pasta gigi khusus gigi sensitif umumnya diformulasikan untuk membantu mengurangi rasa ngilu sekaligus melindungi permukaan gigi dari rangsangan yang memicu nyeri.
Sikat Gigi dengan Lembut
Gunakan sikat gigi berbulu halus dan lakukan gerakan memutar secara perlahan. Dengan cara ini, risiko pengikisan email dapat diminimalkan.
Kurangi Konsumsi Makanan Terlalu Asam
Buah-buahan asam, minuman bersoda, serta makanan dengan kadar asam tinggi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Selain menjaga kesehatan gigi, langkah ini juga membantu mempertahankan lapisan email.
Hindari Perubahan Suhu yang Terlalu Ekstrem
Mengonsumsi makanan yang sangat panas lalu langsung minum air es dapat memicu rasa ngilu pada gigi sensitif. Sebaiknya, beri jeda sebelum mengonsumsi makanan atau minuman dengan suhu yang berbeda jauh.
Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut
Menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, serta berkumur dengan obat kumur sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi.
Periksakan Gigi Secara Rutin
Jika rasa ngilu tidak kunjung membaik atau justru semakin sering muncul, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter gigi. Pemeriksaan rutin membantu mengetahui penyebab utama sehingga penanganannya bisa lebih tepat.
Kapan Gigi Sensitif Perlu Mendapatkan Penanganan?
Rasa ngilu sesekali memang masih bisa terjadi. Namun, apabila keluhan berlangsung terus-menerus, semakin parah, atau di sertai pembengkakan gusi maupun nyeri berkepanjangan, pemeriksaan ke dokter gigi menjadi langkah yang di sarankan.
Penanganan yang tepat dapat membantu mengatasi penyebab utama sekaligus mencegah kerusakan gigi yang lebih serius. Dengan begitu, aktivitas sehari-hari dapat kembali terasa nyaman tanpa terganggu oleh rasa ngilu yang muncul secara tiba-tiba.
Tinggalkan Balasan