Mineral adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi vital, mulai dari menjaga tulang tetap kuat, mendukung sistem saraf, hingga mengatur metabolisme. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari kalau tubuh mereka kekurangan mineral hingga muncul gejala yang cukup mengganggu. Mengenali tanda tubuh kekurangan mineral sejak dini bisa membantu mencegah masalah kesehatan yang lebih serius.
1. Kelelahan dan Lemah
Salah satu gejala paling umum dari kekurangan mineral adalah rasa lelah yang terus-menerus meski cukup istirahat. Kekurangan zat besi, magnesium, atau kalium bisa membuat tubuh sulit menghasilkan energi optimal. Magnesium misalnya, berperan penting dalam produksi energi di sel. Tanpa mineral ini, tubuh mudah merasa lemas, lelah, bahkan terkadang disertai pusing.
Jika Anda sering merasa capek tanpa alasan jelas, perhatikan asupan mineral Anda. Penyesuaian pola makan atau suplemen bisa menjadi solusi.
2. Rambut Rontok dan Kuku Rapuh
Rambut rontok atau kuku mudah patah sering dianggap hal sepele, padahal ini termasuk tanda tubuh kekurangan mineral. Zinc dan selenium adalah mineral penting untuk kesehatan rambut dan kuku. Kekurangan zinc bisa membuat rambut menipis dan pertumbuhan kuku melambat.
Selain itu, rambut yang kusam dan mudah rontok juga bisa menjadi indikasi tubuh kurang mendapatkan zat besi. Jadi, jangan anggap enteng gejala ini.
3. Kram Otot dan Nyeri Sendi
Kram otot, kesemutan, atau nyeri sendi tanpa cedera jelas bisa menjadi alarm kekurangan mineral seperti magnesium dan kalsium. Magnesium membantu otot berkontraksi dan relaksasi dengan baik, sementara kalsium mendukung kekuatan tulang dan fungsi otot.
Orang yang jarang mengonsumsi sayur hijau, kacang-kacangan, atau produk susu rentan mengalami gejala ini. Memperbaiki asupan mineral bisa mengurangi frekuensi kram dan nyeri sendi.
4. Gangguan Tidur
Tidur berkualitas buruk atau insomnia juga bisa menjadi tanda tubuh kekurangan mineral. Magnesium memiliki peran penting dalam menenangkan sistem saraf dan meningkatkan kualitas tidur. Kekurangan magnesium sering dikaitkan dengan susah tidur dan gelisah di malam hari.
Selain magnesium, mineral lain seperti kalsium juga memengaruhi produksi hormon melatonin yang membantu tidur. Jadi jika sering begadang atau bangun tengah malam, periksa pola makan Anda.
Baca Juga: 8 Perubahan Pola Hidup yang Bisa Bikin Tubuh Lebih Awet Muda
5. Masalah Kulit
Kulit kering, mudah berjerawat, atau iritasi bisa muncul akibat kekurangan mineral. Zinc, misalnya, berfungsi dalam proses penyembuhan luka dan menjaga kesehatan kulit. Kekurangan zinc dapat memicu jerawat, ruam, atau luka yang lama sembuh.
Selenium juga penting karena bersifat antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Perhatikan tanda tubuh kekurangan mineral ini sebelum kondisi kulit semakin parah.
6. Perubahan Mood dan Konsentrasi Menurun
Mineral seperti magnesium dan zinc berperan besar dalam fungsi otak. Kekurangan mineral ini bisa menyebabkan mood swing, mudah cemas, depresi ringan, dan sulit berkonsentrasi.
Jika Anda sering merasa mudah marah, kehilangan fokus saat bekerja, atau sulit berpikir jernih, bisa jadi tubuh sedang kekurangan mineral penting. Suplemen atau makanan kaya mineral bisa membantu memulihkan keseimbangan mood dan konsentrasi.
7. Tekanan Darah Tidak Stabil
Kalium, magnesium, dan kalsium adalah mineral yang memengaruhi tekanan darah. Kekurangan salah satu dari mineral ini bisa membuat tekanan darah naik atau turun drastis.
Orang dengan pola makan tinggi garam tapi rendah sayuran, buah, dan kacang-kacangan lebih rentan mengalami gejala ini. Memperbaiki asupan mineral dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan mencegah risiko penyakit jantung.
8. Gangguan Pencernaan
Mineral juga berperan dalam mendukung sistem pencernaan. Misalnya, zinc diperlukan untuk fungsi enzim pencernaan dan penyerapan nutrisi. Kekurangan zinc dapat menyebabkan diare, perut kembung, atau gangguan pencernaan lainnya.
Kalsium dan magnesium juga berpengaruh dalam kontraksi otot usus. Kekurangan keduanya bisa membuat proses buang air besar tidak lancar. Jadi, gangguan pencernaan bisa jadi alarm tubuh untuk menambah asupan mineral.